Multimedia goes to Thailand

October 24, 2018

Usaha tidak akan mengkhianati hasil.  Begitulah kurang lebih yang dirasakan oleh siswa-siswa kompetensi keahlian Multimedia SMK Negeri 3 Bandung yang menjadi juara ke-1 pada lomba 2nd SEA Creative Camp: 2D Animation se-Asia Tenggara.  Sungguh prestasi yang luar biasa dan membanggakan yang berhasil dicetak oleh tim yang terdiri dari Galihwangi (Kelas 11 Multimedia 1), Aghnia Alifia  (Kelas 12 Multimedia 1) dan Yonathan Andrianto (Kelas 12 Multimedia 2).  Tentu saja hal ini tidak terlepas dari karunia Allah SWT dan bimbingan dari Ibu Siti Nur, S.ST., M.Kom. yang sudah dengan sabar membimbing tim ini. 

Bekerja dalam tim bukanlah hal yang mudah terutama dalam menyatukan komitmen di antara semua anggotanya.  Selain itu waktu yang terbatas dan revisi yang berulang-ulang pun sedikit menjadi kendala.  Tetapi karena kerja keras dan kegigihan tim ini demi menghasilkan karya yang hebat terbayar sudah dengan diraihnya juara 1 di ajang yang bergengsi ini.  Tema yang diusung dalam lomba animasi ini adalah kedisiplinan budaya antri dan bijak dalam menggunakan media sosial dengan judul “WORDS are sharper than SWORD”.  Sedangkan juara 2 diraih oleh SMK Negeri 4 Garut, Indonesia dan tuan rumah Thailand menempati posisi ke- 3 dengan perwakilan dari Intrachai Commercial College Thailand. 

Pemenang Lomba harus mempresentasikan hasil karyanya di ajang penerimaan penghargaan 2nd SEA Creative Camp: 2D Animation yang bertempat di Queen Sirikit  National Convention Center, Thailand yang diselenggarakan pada tanggal 10-12 Oktober 2018.  Tim juara didampingi oleh Kepala SMK Negeri 3 Bandung, Ibu Dra. Euis Purnama, M.M.Pd., Ibu Hj. Elin Herlina, M.Pd., selaku Wakil Kepala Sekolah bidang Hubin/Humas, dan Ibu Wati Satini, S.Ap selaku Kepala Tata Usaha dan  guru Pembimbing, Ibu Siti Nur, S.ST., M.Kom.  Tentunya ini merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi para peserta karena berkesempatan untuk unjuk kemampuan di hadapan audiens dari berbagai negara.  Mereka juga dapat saling bertukar pengalaman dengan peserta dari negara lain.  Acara utama lainnya adalah pameran WORLD DIDAC.  Di pameran ini siswa dibuat takjub dengan inovasi-inovasi yang dibuat untuk dunia pendidikan.

Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui.  Kesempatan mengunjungi Thailand ini tidak disia-siakan begitu saja.  Selain menerima penghargaan, agenda yang tidak boleh terlewatkan adalah mengunjungi daya tarik wisata yang ada di negara berjuluk Gajah Putih ini.  Kuil merupakan salah satu bangunan yang menjadi daya tarik wisata di negara Thailand, karena mayoritas penduduk Thailand menganut agama Buddha.  Wat Arun adalah salah satu daya tarik wisata yang terkenal di Thailand, yaitu candi Buddha yang terletak di distrik Bangkok Yai, tepatnya di barat hulu sungai Chao Phraya.

Museum Madame Tussauds Thailand pun sayang sekali untuk dilewatkan.  Museum yang dikenal dengan patung lilin dari orang-orang ternama.  Patung lilin ini tampak begitu nyata.  Di museum ini pengunjung dapat berfoto sepuasnya dengan patung lilin idolanya.  Bagi tim SMK Negeri 3 Bandung yang berusia remaja,  Asiatique The Riverfront merupakan tempat yang asyik karena mereka bisa mencoba berbagai wahana permainan untuk sejenak melepas penat.

Bagi yang ingin berbelanja untuk oleh-oleh, Cathuchak Market merupakan pilihan yang tepat.  Di sana anda bisa menemukan barang yang anda cari, mulai dari fashion, kuliner, barang antik, buku dan lainnya.

Yang paling utama dari perjalanan ke Thailand ini adalah membangkitkan spirit bagi siswa-siswa SMK Negeri 3 Bandung yang lainnya untuk senantiasa meningkatkan kompetensinya dan bisa bersaing tidak hanya di negeri sendiri, tapi juga dengan negara lain sehingga akan membawa harum nama pribadi, sekolah dan lebih luas lagi mengharumkan nama bangsa.

Ayo generasi Milenial, teruslah berkarya untuk nama bangsa!!!

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.